Contoh Analisis SWOT Produk Makanan Ringan

Analisa SWOT pada produk makanan ringan perlu dibuat sebagai bahan riset untuk memastikan bahwa usaha yang direncanakan layak dijalankan. Namun, beberapa pengusaha belum mengetahui secara detail bagaimana contoh analisa SWOT produk makanan ringan ini.

Bisnis makanan ringan sendiri memang semakin banyak dikembangkan seiring dengan tingginya minat masyarakat terhadap produk tersebut. Berikut adalah contoh analisa SWOT yang perlu dibuat untuk usaha makanan ringan agar produk yang dihasilkan dapat memenuhi selera konsumen.

Sebelumnya tulisan kami membahas contoh analisis swot makanan secara umum, disitu dijelaskan faktor apa saja pada bisnis kuliner atau food and beverages, adapun sekarang kami akan bahas fokus ke makanan ringan atau snacks.

Deskripsi Produk Makanan Ringan yang Akan Dianalisis

analisis swot makanan ringan

Contoh produk makanan ringan yang akan dimasukkan ke dalam analisa SWOT kali ini adalah keripik kaca. Produk makanan ringan keripik kaca merupakan jenis camilan dari bahan singkong yang saat ini penjualan produk ini lagi naik daun, terutama bagi kalangan remaja.

Keripik kaca adalah cemilan bercita rasa pedas yang saat ini banyak dijual, baik secara online maupun offline. Persaingan perdagangan produk makanan ringan menjadikan analisa SWOT usaha camilan keripik kaca perlu dilakukan untuk memaksimalkan peluang pemasarannya di pasaran.

Analisa SWOT makanan ringan keripik kaca perlu dibuat agar produk tersebut mampu bertahan di pasaran dan diterima oleh masyarakat luas. di samping itu, analisa SWOT produk makanan ringan keripik kaca juga bisa dijadikan sebagai bahan evaluasi internal usaha.

Detail Contoh Analisis SWOT Usaha Produk Keripik Kaca

contoh analisis produk makanan ringan

Keuntungan membuat analisis SWOT untuk makanan ringan ini adalah agar pengusaha mampu memahami jenis produk yang bisa diterima oleh masyarakat luas. Di samping itu, analisa SWOT tersebut juga akan memudahkan pengusaha dalam upaya menjangkau target pasar yang sudah ditentukan.

Setiap produk makanan ringan mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing, sehingga perlu diidentifikasi faktor internal dan eksternal. Pengusaha yang mampu membuat analisa SWOT produk makanan ringan secara tepat berpotensi untuk meningkatkan bisnis hingga skala besar.

  • Analisa Strength

contoh analisis swot makanan ringan

Hal pertama yang harus dicantumkan dalam contoh analisa SWOT produk makanan ringan adalah strength atau kekuatan. Strength termasuk ke dalam faktor internal yang memuat keunggulan produk jika dibandingkan dengan makanan ringan lainnya di pasaran.

Strength dari produk camilan keripik kaca adalah, makanan ringan tersebut tidak mudah basi karena dipasarkan dalam bentuk kering. Di samping itu, makanan ringan tersebut diproduksi menggunakan bahan baku rempah, sehingga tidak mengandung unsur kimia.

Keripik kaca dibuat dari bahan singkong yang mudah didapat dari lingkungan sekitar, sehingga harganya tergolong terjangkau dibandingkan dengan makanan ringan lainnya. Bahan baku yang terjangkau tersebut memungkinkan pengusaha untuk membelinya langsung dalam jumlah banyak.

Produk keripik kaca juga ringan, sehingga memungkinkan untuk dibawa ketika sedang traveling. Keripik kaca juga merupakan makanan yang bebas dari pengawet, sebab pembuatannya dilakukan dengan cara dikeringkan secara langsung di bawah terik matahari.

Keunggulan berikutnya dari produk makanan ringan keripik kaca adalah cara penyimpanannya mudah. Makanan ringan tersebut berbentuk kering, sehingga bisa bertahan dalam jangka waktu lebih lama dengan cara disimpan dalam toples atau plastik klip khusus untuk makanan.

  • Analisa Weakness

Faktor internal berikutnya yang perlu dipertimbangkan dalam membuat analisa SWOT adalah weakness atau kelemahan produk makanan tersebut. Kelemahan yang dimiliki oleh makanan ringan tersebut harus disadari oleh pengusaha untuk bahan evaluasi dalam penciptaan produk berikutnya.

Produk makanan ringan keripik kaca sendiri mempunyai kelemahan berupa pemasaran yang belum terlalu luas, sebab tergolong jenis camilan baru. Pembuat produk keripik kaca adalah pengusaha rumahan yang masih dalam tahap pengembangan dan berupaya mencari target pasar camilan inovatif tersebut.

Weakness berikutnya dari produk makanan ringan keripik kaca adalah belum memiliki label khusus yang menunjukkan kepemilikan usaha produk. Pengusaha rumahan dapat berusaha membuat inovasi label yang selanjutnya dipatenkan untuk menjadi identitas produk keripik kaca tersebut.

Varian rasa yang kurang variatif juga merupakan salah satu bentuk weakness dari produk makanan ringan keripik kaca. Produk makanan ringan tersebut hanya terdiri dari 2 rasa saja, yaitu pedas dan original, sehingga target pasar tidak mempunyai pilihan lain untuk mencoba varian baru.

Selanjutnya, proses pembuatan produk makanan keripik kaca memerlukan waktunya yang lama, sehingga menyerap banyak sumber daya manusia. Kekurangan sumber daya manusia tersebut membuat produk keripik kaca tidak bisa diproduksi secara terus menerus setiap harinya.

  • Analisa Opportunities

Contoh analisa SWOT produk makanan ringan perlu memuat opportunities atau peluang yang ada di pasar. Opportunities merupakan faktor internal yang harus disadari oleh pengusaha untuk bisa menangkap peluang usaha di pasar dalam rangka pengembangan bisnis.

Peluang atau opportunities produk keripik kaca yang pertama adalah pemasaran dapat dilakukan dengan memanfaatkan situs online. Pengusaha bisa memanfaatkan situs online berupa sosial media, website, maupun marketplace yang saat ini dapat diakses dengan sangat mudah.

Pengusaha bisa menggunakan situs online yang dirasa paling banyak diakses oleh target pasar. Di samping itu, pengusaha perlu membuat tawaran menarik terkait produk keripik kaca di situs online. Penawaran menarik yang bisa dibuat antara lain adalah mengadakan giveaway atau diskon.

Hal berikutnya yang menjadi peluang dari produk makanan ringan keripik kaca bisa dilihat dari kelemahannya, yaitu terkait variasi rasa. Pengusaha bisa mencoba menciptakan inovasi rasa baru untuk membuat produk keripik kaca lebih beragam, sehingga semakin diminati masyarakat.

Varian rasa baru produk makanan ringan keripik kaca bisa diciptakan dari hidangan yang saat ini banyak diminati oleh masyarakat. Misalnya, saat ini masyarakat sedang menyukai tren makanan dengan rasa barbeque, maka produk keripik kaca bisa diinovasikan dengan varian tersebut.

  • Analisa Threats

contoh analisis swot produk makanan ringan

Hal terakhir yang perlu diperhatikan dalam hal ini adalah threats atau faktor ancaman eksternal. Faktor eksternal berupa ancaman tersebut perlu diwaspadai agar produk makanan keripik singkong atau keripik tempe atau makanan ringan lainnya tetap dapat bersaing.

Ancaman eksternal atau threats dari makanan ringan keripik kaca yang pertama adalah persaingan dengan produk camilan brand besar lainnya. Banyak brand ternama menciptakan produk makanan ringan berupa keripik yang sudah banyak dikenal oleh masyarakat.

Produk keripik kaca ini harus mampu bertahan dari persaingan dengan brand besar lainnya dengan cara mempertahankan keunggulan yang dimiliki. Keunggulan tersebut juga bisa menjadi salah satu alasan mengapa produk keripik kaca tetap bisa diterima oleh masyarakat.

Bahan baku singkong yang digunakan untuk membuat keripik kaca tergolong musiman, sehingga hal ini akan mempengaruhi proses produksi. Produk makanan keripik kaca tidak bisa diproduksi dalam jumlah banyak apabila tidak sedang dalam masa panen singkong.

Faktor ancaman eksternal berikutnya dari produk makanan ringan ini adalah mudah untuk ditiru. Hal ini disebabkan makanan tersebut tidak membutuhkan keahlian khusus, sehingga siapapun bisa membuatnya asalkan mempunyai faktor produksi untuk menghasilkan camilan keripik kaca.

Penggunaan analisis swot untuk makanan snack dengan analisis swot perusahaan jasa mapun retail tentu berbeda. Contoh analisis swot perusahaan biasanya lebih komplek, diperlukan proposal usaha dan legal standing yang jelas

Sudah paham bukan terkait bagaimana contoh analisa SWOT produk makanan ringan di atas? Analisa SWOT akan memudahkan proses pengembangan usaha ini. Di samping itu, pengusaha juga bisa bisa menjual produk dengan lebih mudah apabila bisa mengambil peluang dari analisa SWOT tersebut.