Panduan Cara Menetaskan Telur Bebek

Berdasarkan hasil penelitian, menetaskan telur bebek lebih sulit daripada menetaskan telur ayam atau unggas yang lain. Bebek cenderung akan meninggalkan telur-telurnya begitu saja tanpa mengerami. Hal ini mengharuskan para peternaknya memahami benar bagaimana cara menetaskan telur bebek yang benar.

Ada dua cara yang dapat dilakukan oleh peternak untuk menetaskan telur bebek, yaitu cara tradisional dan modern. Cara tradisional menggunakan peralatan manual, sedangkan pada cara modern, para peternak bebek menggunakan mesin penetas. Untuk lebih jelasnya, simaklah penjelasan berikut.

Menetaskan Telur Bebek Secara Manual

bagaimana cara menetaskan telur bebek

Apabila belum memiliki mesin penetas telur, Anda dapat menggunakan cara tradisional yang telah dilakukan peternak bebek sejak jaman dulu. Cara ini dilakukan secara manual tanpa menggunakan mesin penetas. Alat dan bahan yang diperlukan cukup sederhana dan mudah didapat.

Anda dapat menyiapkan sekam (padi kering), kayu papan sirap, karung goni atau karung beras, dan keranjang bambu. Disini, Anda bisa menjemur sekam terlebih dahulu kurang lebih selama 4 jam hingga kering sambil mempersiapkan wadah untuk menetaskan telur.

  • Siapkan Wadah Telur

Langkah pertama untuk menetaskan telur bebek secara manual yaitu mempersiapkan wadah untuk telur-telur bebek. Ambillah papan kayu yang telah disediakan, kemudian buatlah kotak berukuran 100×100 cm dengan tebal kurang lebih 12 mm.

Lalu, beralihlah pada keranjang bambu. Bungkus keranjang tersebut dengan karung yang telah Anda sediakan. Pastikan karung mampu menutup seluruh permukaan keranjang. Kemudian masukkan keranjang berbungkus karung ke dalam kotak kayu yang telah Anda buat.

  • Sangrai Sekam

Langkah selanjutnya, ambillah sekam yang sudah dijemur, kemudian sangrai. Anda harus menyangrai sekam hingga benar-benar kering dan matang. Hindari penggunaan minyak goring dan pastikan sekam tidak gosong.  Kemudian, masukkan sekam tersebut ke dalam karung hingga penuh ke seluruh sisi.

cara menetaskan telur bebek

  • Pilih Telur yang Ingin Ditetaskan

Setelah itu, pilihlah telur-telur yang ingin Anda tetaskan. Caranya, Anda dapat membawa telur-telur bebek Anda ke ruangan tertutup dengan pencahayaan lampu pijar 10 watt. Ambil telur satu per satu dan amati di bawah lampu pijar. Pilihlah telur yang memiliki guratan darah di sekitarnya.

Telur yang tidak memiliki guratan darah cenderung sulit menetas. Telur-telur tersebut dapat Anda jual langsung atau dapat pula dijadikan telur asin. Dengan demikian, meski tidak ditetaskan menjadi bebek, telur tersebut tetap dapat memberi keuntungan.

  • Letakkan Telur di Atas Karung

Setelah berhasil memilih telur, Anda dapat meletakkan secara hati-hati telur yang sudah dipilih tersebut ke atas karung yang sudah berada di dalam kotak pengeram. Tunggulah 26 sampai 27 hari hingga telur-telur pilihan Anda menetas.

Selain beternak, ada usaha yang tanpa perlu modal bahan seperti ternak bebek ini, yaitu jenis pekerjaan di bidang jasa 

  • Siapkan Meja Penetas

Sambil menunggu, Anda dapat menyiapkan meja penetas. Meja ini dapat Anda buat dari kayu dengan membentuknya seperti tempat tidur. Buatlah meja tersebut seukuran dengan kotak pengeram.

Kemudian, isilah dengan sekam yang telah disangrai setebal 10 cm. Tutup sekam tersebut dengan karung goni.

  • Pindahkan Telur ke Meja Penetas di Hari ke 18

Selanjutnya, pindahkan telur ke meja penetas, diamkan mulai dari hari ke 18 hingga telur menetas pada hari ke 26 atau 27. Jangan lupa untuk menutup telur tersebut dengan karung, dan tunggulah hingga telur menetas.

Dengan demikian, Anda akan berhasil menetaskan telur bebek secara manual menggunakan peralatan tradisional. Cara ini memang terkadang tidak berjalan secara optimal. Kadang ada beberapa buah telur yang gagal menetas. Oleh karena itu, peternak banyak beralih pada bantuan mesin modern.

Menetaskan Telur Bebek Menggunakan Mesin

menetaskan telur bebek

Selanjutnya, Anda juga bisa menggunakan cara modern. Berbeda dari cara menetaskan telur bebek tradisional, disini telur bebek ditetaskan menggunakan mesin penetas. Cara ini dapat digunakan untuk menetaskan bebek secara lebih cepat dan mudah, dengan hasil yang optimal.

Mesin penetas ini telah dijual di pasaran dengan harga bervariasi, tergantung pada merk, jenis, tipe, kualitas, dan kapasitas yang dapat dimuat mesin. Umumnya, mesin penetas dijual dengan harga terjangkau mulai dari Rp300.000 hingga Rp3.000.000.

Akan tetapi, kualitas mesin penetas tidak selalu menentukan hasil tetasan yang berkualitas pula. Telur-telur berkualitas akan dihasilkan oleh indukan yang berkualitas.

Ada beberapa kriteria indukan bebek yang memiliki telur mudah ditetaskan yang harus Anda pahami sebelum menetaskan telur bebek Anda. Pastikan juga Anda mengetahui cara menetaskannya dengan benar ya.

  • Cara Memilih Indukan dan Telur Bebek yang Akan Ditetaskan

Berbicara mengenai indukannya, pilihlah bebek jenis Rambon atau yang dikenal sebagai bebek lokal. Bebek ini merupakan jenis bebek khas Cirebon.

Jenis bebek ini dipilih karena lebih fleksibel untuk diternakkan di daerah mana saja sehingga kemungkinan telur menetas lebih besar. Untuk hasil yang maksimal, pilihlah bebek yang usianya sudah mencapai 4-5 bulan.

Meskipun indukan tersebut dapat dikatakan unggul, tapi Anda masih harus memilih telur yang subur sehingga memiliki potensi untuk menetas. Pemilihan telur yang dapat ditetaskan ini mudah dikenali melalui berbagai kriteria yang dimiliki.

Anda harus memilah telur-telur yang memiliki ukuran standar dan tidak terlalu kecil. Anda juga harus pandai memilih warna telur. Pilihlah yang warnanya pas, tidak terlalu putih tapi juga tidak terlalu biru. Telur yang terlalu putih biasanya menghasilkan bebek yang kecil, sedangkan yang biru biasanya cacat.

Selain itu, Anda harus memastikan bahwa telur yang Anda pilih berumur kurang dari empat hari karena semakin lama kualitas telur akan semakin berkurang. Pastikan telur memiliki cangkang yang bersih, tidak kotor, maupun cacat. Pastikan pula cangkang tersebut halus dengan ketebalan yang standar.

  • Langkah Penetasan Telur Bebek Menggunakan Mesin

Setelah Anda berhasil memilih indukan dan telur bebek sesuai dengan kriteria di atas, barulah Anda dapat menetaskan telur bebek menggunakan mesin. Cara menetaskan telur bebek secara modern dengan menggunakan mesin cukup mudah.

Anda cukup memasukkan telur bebek yang sudah terpilih ke dalam mesin penetas. Pastikan jumlah telur tersebut tidak melebihi kapasitas yang dapat ditampung oleh mesin. Kemudian, Anda harus telaten memeriksa dan menyetel mesin untuk menjaga suhu yang tepat untuk telur.

Anda harus mengatur suhu mesin 38 derajat Celcius. Pertahankan suhu ini sejak hari pertama hingga hari ke-24. Sedangkan kelembaban udara di dalam mesin harus Anda atur sekitar 55-56% yang harus Anda pertahankan pada hari pertama hingga hari ke-25.

Kemudian, Anda harus rutin memeriksa telur dalam mesin terutama pada hari ke-4, 10, dan 20. Pada hari ke-1 hingga 25, Anda juga harus rutin menyemprotkan air ke telur atau hanya dianginkan saja setiap 2-3 hari sekali. Pada proses penyemprotan telur, Anda juga dapat sekaligus membalik telur-telur tersebut.

Setelah 25 hari, Anda dapat menaikkan kelembaban udara dalam mesin hingga 75 derajat Celcius. Anda juga harus berhenti membalik telur seperti yang biasa dilakukan sejak hari pertama setiap 2-3 hari sekali. Hal ini bertujuan agar cangkang telur mudah retak dan bebek mudah menetas.

Dengan demikian, selesailah rangkaian cara menetaskan telur bebek secara modern menggunakan mesin. Pada hari-hari awal setelah menetas, pastikan anak bebek tetap berada di tempat yang hangat supaya harapan hidupnya lebih tinggi.